Banda Aceh - Sebanyak 100 wisatawan mancanegara
dengan menggunakan kapal ekspedisi asal Inggris, Noble Caledonia, Kamis
(6/2/2014) merapat di Ulee Lheue, Banda Aceh.Jumat, 07 Februari 2014
100 Wisatawan Mancanegara Kunjungi Aceh
Banda Aceh - Sebanyak 100 wisatawan mancanegara
dengan menggunakan kapal ekspedisi asal Inggris, Noble Caledonia, Kamis
(6/2/2014) merapat di Ulee Lheue, Banda Aceh.Selasa, 04 Februari 2014
Lampuuk, Pantai Pasir Putih Nan Indah di Aceh
Banda Aceh - Menikmati terik matahari di pantai berpasir putih, berselancar di
ombak laut yang biru, dan menunggu keanggunan matahari terbenam tidak
hanya bisa dinikmati di Bali. Aceh punya Pantai Lampuuk yang memiliki
semua kelebihan itu. Pantai yang berada di wilayah Kecamatan Lhoknga,
Aceh Besar, ini menghadap ke Samudra Hindia.Senin, 27 Januari 2014
Trekking Seru di Kuta Malaka, Aceh Besar
Aceh Besar - Kuta Malaka di Kabupaten Aceh Besar, Aceh, memiliki pemandangan yang
masih alami dan indah. Letaknya yang masih sulit dicapai, membuat
trekking menjadi salah satu cara menuju ke sana. Bukit hijau dan alamnya
masih perawan.
Sabtu, 11 Januari 2014
Sabang yang Cantik Ini Bukan di Aceh
Label:
Download Background,
Wisata
Lintas Aceh - Siapa bilang kalau Sabang hanya ada di di Aceh saja? Di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah rupanya juga memiliki destinasi bernama Sabang yang b
Museum Tsunami Krisis Dana Operasional dan Perawatan
Label:
Pembangunan,
Peristiwa,
Sejarah,
Sosial,
Wisata
![]() |
| Museum Tsunami, Punge Blang Cut, Jaya Baru, Banda Aceh 23116, Indonesia |
Museum Tsunami Aceh diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 23 Februari 2009. Selama dua tahun dilakukan proses koleksi dan pada 8 Mei 2011 museum ini mulai dibuka untuk umum.
Selasa, 15 Oktober 2013
Kapal Pesiar Calledonian Bawa 88 Turis
Label:
Wisata
Asal Inggris dan Australia Untuk Singgah Ke Aceh
Asal Inggris dan Australia Untuk Singgah Ke Aceh
14 Oktober 2013
Foto : Penumpang kapal pesiar Calledonian Sky. Sebanyak 88 turis asal
Australia dan Inggris tersebut menghabiskan waktu selama empat jam untuk
mengunjungi sejumlah objek wisata di Kota Banda Aceh sebelum
melanjutkan pelayaran ke Pulau Simeulue (Aceh) dan Pulau Nias, Medan
BANDA ACEH - Kapal pesiar Calledonian Sky, Minggu (13/10) sekitar pukul
14.00 WIB, menyinggahi perairan Aceh. Kapal pesiar itu membawa 88 turis
asal Australia dan Inggris. Para turis ini kemudian mengunjungi
sejumlah objek wisata di Kota Banda Aceh.
14 Oktober 2013
Foto : Penumpang kapal pesiar Calledonian Sky. Sebanyak 88 turis asal Australia dan Inggris tersebut menghabiskan waktu selama empat jam untuk mengunjungi sejumlah objek wisata di Kota Banda Aceh sebelum melanjutkan pelayaran ke Pulau Simeulue (Aceh) dan Pulau Nias, Medan
BANDA ACEH - Kapal pesiar Calledonian Sky, Minggu (13/10) sekitar pukul 14.00 WIB, menyinggahi perairan Aceh. Kapal pesiar itu membawa 88 turis asal Australia dan Inggris. Para turis ini kemudian mengunjungi sejumlah objek wisata di Kota Banda Aceh.
Foto : Penumpang kapal pesiar Calledonian Sky. Sebanyak 88 turis asal Australia dan Inggris tersebut menghabiskan waktu selama empat jam untuk mengunjungi sejumlah objek wisata di Kota Banda Aceh sebelum melanjutkan pelayaran ke Pulau Simeulue (Aceh) dan Pulau Nias, Medan
BANDA ACEH - Kapal pesiar Calledonian Sky, Minggu (13/10) sekitar pukul 14.00 WIB, menyinggahi perairan Aceh. Kapal pesiar itu membawa 88 turis asal Australia dan Inggris. Para turis ini kemudian mengunjungi sejumlah objek wisata di Kota Banda Aceh.
Minggu, 13 Oktober 2013
Wisman Kunjungi Lhokseumawe, Pejabat Pemko tak Peduli
Label:
Wisata
Lhokseumawe – Sebanyak 67 orang wisatawan manca negara mengunjungi Kota Lhokseumawe
melalui Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Sabtu (12/10/2013).
Mereka turun dari kapal laut Celedonian
Sky Nassau tanpa ada acara prosesi penyambutan apapun oleh Pejabat Pemko
Lhokseumawe, padahal program Visit Lhokseumawe Year 2014 sedang
digalakkan oleh Pemko sendiri.
Jumat, 23 Agustus 2013
Sejumlah Turis Asing Hadiri Pembukaan Piasan Seni
Label:
Wisata
Kamis, 22 Agustus 2013
Jumat, 09 Agustus 2013
Pantai Lhok Mee, Krueng Raya Aceh Besar Jadi Primadona Pengunjung Saat Lebaran Tahun Ini
Label:
Wisata
![]() |
| Pantai Lhok Mee di Aceh Besar |
Banda Aceh, 09 Agustu 2013
Pasir putih yang menghampar sepanjang pantai dengan air
laut yang jernih, sesekali biota laut menampakkan diri, seolah ingin
menyapa. Di hamparan kiri ada kumpulan pepohonan yang tak lapuk walaupun
akar dan batangnya ditelan lautan.
Pantai ini berada di tepian perbukitan gampong Lhok Mee, Kecamatan Krueng Raya, Kabupaten Aceh Besar.
Walaupun pantai ini berbatasan langsung dengan Selat Malaka, tetapi pantai ini seperti kolam pemandian besar. Karena tak jauh dari bibir pantai ada batu karang yang memecah ombak. Sehingga ombak yang di hempaskan ke pantai tidak deras dan terbilang aman.
Pada sisi kiri pantai, bibir pantai ditumbuhi pohon-pohon rindang. Akar dan sebagian batangnya tertanam di pantai yang digenangi air. Di sekitaran pepohonan tersebut, Anda juga bisa manfatkan untuk lokasi pemandian, airnya jernih dan tanpa ombak. Ombak yang datang dihalau oleh pohon dan batu karang yang berada tak jauh dari bibir pantai.
Jika Anda berpikir akan kepanasan di pantai, di sini tidak. Anda bisa mandi laut di bawah rindangnya pepohonan ini. Jadi tidak takut kepanasan lagi.
Jika bergerak dari Kota Banda Aceh, teruslah melaju ke arah timur menuju pelabuhan Malahayati. Dari pelabuhan ke pantai Lhok Mee, kira-kira 5 kilometer ke arah timur. Jalannya akan berbukit.
Sebelum tsunami tahun 2004, pantai ini tidak ramai diketahui oleh warga kota Banda Aceh dan sekitarnya. Seakan pantai ini tersembunyi. Warga sekitar menjadikan lokasi ini sebagai tempat menambatkan sapi ternaknya. Bahkan banyak sapi yang dilepaskan dan bebas membuang kotoran di pasir pantai.
Ketika tsunami, lokasi ini dijadikan salah satu lokasi pembangunan rumah bantuan untuk korban tsunami. Berawal dari desas-desus relawan yang bekerja di seputaran lokasi tersebut, membuat warga kota Banda Aceh penasaran. Akhirnya kini menjadi lokasi yang ramai di kunjungi wisatawan.
Jika dulu hanya ada beberapa kendaraan bermotor dan angkutan charteran yang mampir di sini, kini banyak mobil mewah pun ikut menempati parkiran. Jika anda ingin merasakan eksotisme pantai ini
Pantai ini berada di tepian perbukitan gampong Lhok Mee, Kecamatan Krueng Raya, Kabupaten Aceh Besar.
Walaupun pantai ini berbatasan langsung dengan Selat Malaka, tetapi pantai ini seperti kolam pemandian besar. Karena tak jauh dari bibir pantai ada batu karang yang memecah ombak. Sehingga ombak yang di hempaskan ke pantai tidak deras dan terbilang aman.
Pada sisi kiri pantai, bibir pantai ditumbuhi pohon-pohon rindang. Akar dan sebagian batangnya tertanam di pantai yang digenangi air. Di sekitaran pepohonan tersebut, Anda juga bisa manfatkan untuk lokasi pemandian, airnya jernih dan tanpa ombak. Ombak yang datang dihalau oleh pohon dan batu karang yang berada tak jauh dari bibir pantai.
Jika Anda berpikir akan kepanasan di pantai, di sini tidak. Anda bisa mandi laut di bawah rindangnya pepohonan ini. Jadi tidak takut kepanasan lagi.
Jika bergerak dari Kota Banda Aceh, teruslah melaju ke arah timur menuju pelabuhan Malahayati. Dari pelabuhan ke pantai Lhok Mee, kira-kira 5 kilometer ke arah timur. Jalannya akan berbukit.
Sebelum tsunami tahun 2004, pantai ini tidak ramai diketahui oleh warga kota Banda Aceh dan sekitarnya. Seakan pantai ini tersembunyi. Warga sekitar menjadikan lokasi ini sebagai tempat menambatkan sapi ternaknya. Bahkan banyak sapi yang dilepaskan dan bebas membuang kotoran di pasir pantai.
Ketika tsunami, lokasi ini dijadikan salah satu lokasi pembangunan rumah bantuan untuk korban tsunami. Berawal dari desas-desus relawan yang bekerja di seputaran lokasi tersebut, membuat warga kota Banda Aceh penasaran. Akhirnya kini menjadi lokasi yang ramai di kunjungi wisatawan.
Jika dulu hanya ada beberapa kendaraan bermotor dan angkutan charteran yang mampir di sini, kini banyak mobil mewah pun ikut menempati parkiran. Jika anda ingin merasakan eksotisme pantai ini
sumber : Kabar ACEH
Top 5 News
| Contact Us | About Us | Privacy | Help | Redaksi | Info Iklan | F A Q |
| Terdaftar 2013 | Lintas Aceh ® Meneruskan Informasi Terkini Seputar Aceh |
">







![22.08.2013 - PEKAN KEBUDAYAAN ACEH 6 DIHARAPKAN MAMPU DORONG EKONOMI
Banda Aceh - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Adami Umar mengatakan, kegiatan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) yang akan dilangsungkan pada 20-29 September 2013 diharapkan mampu dorong stimulus ekonomi masyarakat.
"Akan banyak even, tamu, wisatawan lokal dan mancanegara yang akan hadir pada kegiatan PKA nanti," katanya kepada Bisnis Aceh hari ini.
Menurutnya, dengan banyaknya even dan jumlah kunjungan masyarakat akan meningkatkan transaksi perdagangan dan bisnis, dan tentunya hal ini akan menggerakan perekonomian masyarakat.
"Kegiatan ini akan mampun dorong stimulus ekonomi masyarakat," ujarnya.
Kegiatan ini, lanjutnya, akan menampilkan rangkaian kegiatan yang nantinya akan dilangsungkan selama kegiatan PKA berupa pawai budaya, atraksi seni budaya, festival budaya, karval, seminar, dan pesta permainan rakyat.
"Harapanya kegiatan ini dapat mendorong perekonomian masyarakat, dan sekaligus menjadi promosi wisata dan budaya Aceh," ujarnya.
Dilanjtukannya, kegiatan ini juga akan melibatkan negara tetangga seperti Malaysia, dan juga perusahaan swasta nasional, BUMN, Perbankan, dan juga seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Aceh. "Panitia sudah siap menggelar even akbar empat tahunan ini," tandasnya. []
---
Sumber : Bisnis Aceh
Informasi penting lainnya, klik disini --> www.facebook.com/KissTelevisi
KISS TV Kabel Banda Aceh
www.kissaceh.tv
.](https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/557695_10151665284243005_1053395917_n.jpg)



